Panduan Tayamum Lengkap
Cara bersuci dengan debu saat tidak ada air atau tidak bisa menggunakan air karena sakit
Diperbarui: 15 Januari 2024
Apa itu Tayamum?
Tayamum adalah bersuci menggunakan debu (tanah) sebagai pengganti wudhu saat kondisi berikut:
- Tidak ada air untuk berwudhu
- Tidak bisa menggunakan air karena sakit
- Takut sakit akan bertambah parah jika menggunakan air
- Takut mati kehausan jika air digunakan untuk wudhu
Dalil tentang Tayamum
“Dan jika kamu junub (hadats besar) maka bersucilah. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau salah seorang dari kamu kembali dari tempat buang air atau kamu menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci).” (QS. Al-Ma’idah: 6)
Syarat Sah Tayamum
Berikut adalah syarat-syarat sah tayamum yang harus dipenuhi:
- Menggunakan tanah yang suci - Tanah harus bersih dan bukan tanah yang najis
- Debu yang menempel - Harus ada debu yang menempel di tangan saat ditapkan ke wajah dan lengan
- Niat - Meniatkan tayamum di hati untuk menghilangkan hadats
- Menutup aurat - Aurat harus tertutup saat melakukan tayamum
- Tertib - Melakukan secara berurutan sesuai tata caranya
Tata Cara Tayamum
1. Niat
Mulailah dengan niat di hati untuk bertayamum sebagai pengganti wudhu.
2. Basuh Wajah
Letakkan kedua telapak tangan ke tanah lalu usapkan ke seluruh wajah dari atas ke bawah.
Cara Usap Wajah:
- Usap dari tempat tumbuh rambut hingga ujung bawah dagu
- Usap dari telinga kanan hingga telinga kiri
- Pastikan seluruh wajah terkena debu
3. Usap Tangan Kanan
Letakkan lagi kedua telapak tangan ke tanah, lalu usapkan tangan kiri ke tangan kanan.
Cara Usap Tangan:
- Mulai dari ujung jari hingga siku
- Pastikan seluruh bagian tangan kanan terkena debu
4. Usap Tangan Kiri
Letakkan lagi kedua telapak tangan ke tanah, lalu usapkan tangan kanan ke tangan kiri.
Cara Usap Tangan:
- Mulai dari ujung jari hingga siku
- Pastikan seluruh bagian tangan kiri terkena debu
Hal-Hal yang Membatalkan Tayamum
Tayamum akan batal jika:
- Keluar sesuatu dari dubur dan kemaluan (kencing, buang air besar, keluar angin)
- ** hilang akal** (pingsan, gila, mabuk)
- Bersentuhan kulit laki-laki dan perempuan yang bukan mahram tanpa hijab
- Menyentuh kemaluan manusia dengan telapak tangan atau ujung jari
- Murtad (keluar dari Islam)
- Ada air yang bisa digunakan untuk wudhu - ini membatalkan tayamum
Keutamaan Tayamum
Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Diharamkan atas neraka segala sesuatu yang dibasahi tanah (tumbuh-tumbuhan) dan diharamkan pula atas segala sesuatu yang dibasahi air (yaitu) anak Adam yang berniat wudhu sekalipun dia tidak sempat mengerjakannya.”
Catatan untuk Pasien
Bagi pasien yang terpasang infus atau peralatan medis lainnya:
- Tayamum tetap sah dilakukan selama debu bisa menempel di tangan
- Hindari area luka atau tempat infus saat menepuk tangan ke tanah
- Jika tidak ada tanah, bisa menggunakan dinding yang berdebu
Rekomendasi Produk
Produk berikut dapat membantu memudahkan ibadah Anda:
* Pembelian melalui link di atas membantu operasional Afiat Indonesia
Doa Sesudah Tayamum
Setelah selesai bertayamum, dianjurkan membaca doa:
“Asyhadu an laa ilaaha illallah wahdahu laa syariikalahu, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuuluh, Allahummaj’alni minat tawwaabin, waj’alni minal mutathohhirin.”
Artinya: “Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan rasul-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang banyak bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bersuci.”
Dukung Afiat Indonesia
Jika panduan ini bermanfaat, mari berbagi kebaikan dengan berinfaq untuk operasional dan penyebaran ilmu.
Berikan Infaq"Harta tidak akan berkurang karena sedekah" - HR. Muslim